Kalasan – SMP Negeri 3 Kalasan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kelas Digital bagi wali murid kelas VII Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan. Kegiatan yang dihadiri oleh 128 wali murid kelas VII ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai konsep, manfaat, serta pelaksanaan Program Kelas Digital yang akan dikembangkan pada tahun ajaran baru.
Program ini selaras dengan kebijakan pendidikan nasional yang menekankan pentingnya pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan berbasis teknologi. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, dunia pendidikan dituntut untuk mampu beradaptasi agar peserta didik memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
SMP Negeri 3 Kalasan juga mendapatkan kepercayaan sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). Status tersebut menjadi salah satu langkah strategis sekolah dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pemanfaatan berbagai perangkat dan aplikasi digital.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan sambutan Kepala SMP Negeri 3 Kalasan, Bapak Suryantoro, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa transformasi digital bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi merupakan upaya mempersiapkan peserta didik agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan di masa depan. Melalui Program Kelas Digital, sekolah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ibu Susanti, S.Pd., yang mengajak seluruh wali murid untuk berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Program Kelas Digital. Dukungan dari orang tua diharapkan mampu menciptakan sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membangun budaya belajar yang positif serta bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi.
Materi utama disampaikan oleh Bapak Zakka Reynaldi, S.Pd., yang menjelaskan pentingnya transformasi digital dalam pembelajaran. Beliau menguraikan bahwa penerapan pembelajaran berbasis digital memiliki berbagai manfaat, antara lain:
1. Menyesuaikan proses pembelajaran dengan perkembangan zaman.
Dalam pemaparannya, Bapak Zakka juga menyampaikan bahwa Program Kelas Digital di SMP Negeri 3 Kalasan bukan merupakan program baru. Program ini telah dilaksanakan sejak Tahun Ajaran 2025/2026 dengan dua rombongan belajar, yaitu kelas VII C dan VII D. Selama pelaksanaannya, program tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih inovatif melalui pemanfaatan perangkat digital dan berbagai platform pembelajaran berbasis teknologi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, sekolah ingin menjaring minat wali murid terhadap Program Kelas Digital yang akan dibuka kembali pada kelas VII Tahun Ajaran 2026/2027. Dengan demikian, sekolah dapat mempersiapkan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan antusiasme calon peserta didik beserta orang tua.
Sebagai penutup kegiatan, Bapak Zakka Reynaldi membagikan angket melalui Google Form kepada seluruh wali murid. Angket tersebut digunakan sebagai pendataan awal bagi calon peserta Program Kelas Digital sekaligus menjadi bahan pertimbangan sekolah dalam penyusunan kelas pada tahun ajaran mendatang.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 3 Kalasan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi dalam pembelajaran serta mempersiapkan peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keterampilan digital, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Dengan dukungan seluruh warga sekolah dan orang tua, Program Kelas Digital diharapkan mampu menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital.